kopditcubonaventura@gmail.com
0811-5791-300

Daya Tarik Pantai Batu Burung di Singkawang, Potensi bagi Masyarakat

Apa yang membuat seseorang ingin kembali ke sebuah tempat wisata? Bukan hanya pemandangan yang indah, tetapi juga pengalaman yang dirasakan selama berada di sana. Keramahan, pelayanan yang baik, suasana yang nyaman, serta ciri khas sebuah tempat dapat menjadi bagian dari pengalaman yang membuat wisatawan ingin datang kembali.

Hal tersebut menjadi salah satu pembelajaran dalam Diklat Tematik CU Bonaventura TP Singkawang yang dilaksanakan pada 20 Agustus 2026 di Pantai Batu Burung, Singkawang. Kegiatan yang menghadirkan Janiarto Paradise Pawa, S.Si., M.Si., Dosen Politeknik Negeri Sambas, ini diikuti oleh masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar kawasan pantai.

Peserta didominasi oleh ibu-ibu yang menjalankan usaha berjualan di sekitar pantai. Selain itu, terdapat pula masyarakat yang bekerja sebagai nelayan serta mengolah hasil laut, termasuk udang yang diolah menjadi belacan atau terasi dan berbagai produk lainnya.

Kedekatan peserta dengan lingkungan Pantai Batu Burung membuat pembelajaran menjadi semakin relevan. Mereka diajak melihat bahwa aktivitas dan potensi yang selama ini ada di sekitar mereka dapat menjadi bagian dari pengembangan sebuah destinasi wisata.

Keramahan Menjadi Bagian dari Pengalaman Wisata

Dalam pengembangan pariwisata, keindahan tempat memang penting. Namun, pengalaman yang diterima wisatawan juga tidak kalah menentukan. Cara masyarakat menyambut, melayani, dan berinteraksi dengan pengunjung dapat membentuk kesan terhadap sebuah destinasi.

Keramahan bukan hanya tentang memberikan pelayanan kepada wisatawan, tetapi bagaimana menciptakan suasana yang membuat pengunjung merasa nyaman dan dihargai. Pengalaman yang baik dapat menjadi alasan bagi wisatawan untuk kembali berkunjung sekaligus menceritakan pengalamannya kepada orang lain.

Karena itu, masyarakat yang berada di sekitar destinasi memiliki peran penting. Pelayanan yang baik dapat berjalan berdampingan dengan keindahan alam dan keunikan tempat, sehingga wisatawan tidak hanya datang untuk melihat, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang berkesan.

Menemukan Ciri Khas Pantai Batu Burung

Selain keramahtamahan, sebuah destinasi membutuhkan sesuatu yang membuatnya mudah dikenali dan menimbulkan rasa penasaran untuk dikunjungi.

Pantai Batu Burung memiliki sejumlah keunggulan yang dapat menjadi bagian dari ciri khas destinasi tersebut. Salah satunya adalah keberadaan batu besar di tepi pantai yang dilengkapi jembatan sebagai akses menuju lokasi tersebut. Menurut fasilitator, keberadaan batu tersebut menjadi salah satu daya tarik yang unik dan jarang ditemui di tempat lain, ditambah dengan posisi kawasan yang strategis.

Suasana Pantai Batu Burung juga menjadi kekuatan tersendiri. General Manager CU Bonaventura, Chr. Nur Widyono, mengungkapkan kesannya ketika berada di lokasi.

“Suasananya yang asik, tempatnya asri banyak pepohonan dan membuat tenang.”

Keberadaan pepohonan, suasana yang teduh, lingkungan pesisir, serta batu-batu besar tersebut merupakan bagian dari karakter yang sudah dimiliki Pantai Batu Burung. Potensi tersebut dapat semakin menarik ketika ditata dan dikembangkan secara baik tanpa kehilangan karakter alaminya.

Potensi Wisata yang Berjalan Bersama Usaha Masyarakat

Pengembangan destinasi juga tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat di sekitarnya. Di Pantai Batu Burung, aktivitas wisata berjalan beriringan dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Ibu-ibu yang berjualan di sekitar pantai memiliki usaha yang dapat berkembang seiring dengan semakin baiknya penataan dan pengelolaan kawasan. Demikian pula dengan masyarakat yang bekerja sebagai nelayan dan pengolah hasil laut.

Salah satu potensi yang menarik adalah keberadaan aktivitas pengolahan belacan atau terasi. Hal ini dapat menjadi bagian dari kekhasan yang memperkaya pengalaman wisata. Pengunjung tidak hanya menikmati suasana pantai, tetapi juga dapat mengenal aktivitas dan produk yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

Dengan demikian, potensi wisata tidak hanya berbicara tentang tempat yang indah, tetapi juga tentang apa yang dapat ditemukan dan dialami pengunjung ketika berada di sana.

Keunikan alam, keramahan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta produk lokal dapat menjadi kekuatan yang saling melengkapi. Jika ditata dengan baik, berbagai potensi tersebut dapat membentuk identitas Pantai Batu Burung sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha yang sudah mereka jalankan.

Melihat Potensi, Menguatkan Peran Masyarakat

Melalui Diklat Tematik ini, masyarakat tidak hanya diajak mengenal konsep pengelolaan pariwisata, tetapi juga melihat kembali lingkungan mereka dari sudut pandang yang berbeda.

Apa yang selama ini dianggap sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari ternyata dapat memiliki nilai lebih ketika dikelola dengan baik. Pantai, batu-batu besar, pepohonan, aktivitas masyarakat, hingga produk lokal dapat menjadi bagian dari sebuah pengalaman wisata.

Namun, pengembangan destinasi membutuhkan keterlibatan bersama. Menjaga kebersihan, mempertahankan keindahan, memberikan pelayanan yang baik, membangun keramahtamahan, serta menata aktivitas masyarakat merupakan bagian dari proses yang perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Bagi CU Bonaventura, pendidikan seperti ini menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat. Anggota dan masyarakat tidak hanya diberikan pengetahuan, tetapi juga diajak melihat peluang yang ada di lingkungan mereka dan memahami bagaimana potensi tersebut dapat dikembangkan.

Pantai Batu Burung memiliki cerita, karakter, dan aktivitas masyarakat yang menjadi kekuatannya sendiri. Ketika potensi tersebut dirawat dan dikembangkan bersama, Pantai Batu Burung tidak hanya memiliki daya tarik untuk dikunjungi, tetapi juga dapat menjadi ruang tumbuh bagi masyarakat di sekitarnya.

Salam Pemberdayaan

0 Komentar
Tinggalkan Komentar

Video