Pinjaman Lunas, Jangan Sampai Kebiasaan Menabung Ikut Berhenti
"Syukurlah, pinjamannya sudah lunas."
Kalimat itu sering terdengar ketika seorang anggota selesai melunasi pinjamannya. Tidak ada lagi angsuran yang harus dibayar setiap bulan, sehingga penghasilan terasa lebih lega.
Namun beberapa bulan kemudian, tabungannya justru tidak bertambah. Bahkan, tidak sedikit anggota yang berhenti menabung.
Saat masih memiliki pinjaman, banyak anggota mampu membayar angsuran sekaligus tetap menabung. Namun setelah pinjaman lunas, kebiasaan menyisihkan penghasilan perlahan ikut berhenti.
Mengapa Hal Ini Terjadi?
Selama memiliki pinjaman, seseorang terbiasa menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membayar angsuran. Kebiasaan tersebut tanpa disadari membentuk disiplin dalam mengelola keuangan.
Ketika pinjaman telah lunas, disiplin itu sering ikut hilang. Dana yang sebelumnya dialokasikan untuk angsuran mulai digunakan untuk berbagai kebutuhan lain.
Padahal, jika selama ini mampu menyisihkan uang untuk membayar angsuran, mengapa kebiasaan itu tidak dilanjutkan dengan menabung?
Mengalihkan dana angsuran menjadi tabungan adalah cara sederhana untuk menjaga kebiasaan baik sekaligus membangun aset di masa depan.
Pinjaman dan Tabungan Bukan untuk Dipilih
Di CU Bonaventura, pinjaman dan tabungan bukanlah dua hal yang saling bertentangan.
Pinjaman membantu anggota mewujudkan rencana yang membutuhkan pembiayaan, seperti mengembangkan usaha, membangun rumah, membiayai pendidikan, atau kebutuhan lain yang telah direncanakan dengan matang.
Sementara itu, tabungan membantu anggota mempersiapkan berbagai tujuan keuangan, mulai dari pendidikan, modal usaha, hari raya, hingga impian lainnya. Tabungan juga memberikan rasa aman ketika menghadapi kebutuhan yang tidak terduga.
Keduanya merupakan bagian dari perencanaan keuangan yang sehat dan saling melengkapi.
Bertumbuh Bersama Credit Union
Credit Union tidak hanya menyediakan layanan simpan pinjam, tetapi juga mendampingi anggota agar mampu mengelola keuangan dengan bijaksana.
Semangat ini sejalan dengan filosofi yang diwariskan oleh pelopor gerakan Credit Union dunia, Friedrich Wilhelm Raiffeisen, yaitu "Helping people to help themselves" atau "Menolong orang lain agar mereka mampu menolong dirinya sendiri."
Filosofi tersebut mengajarkan bahwa tujuan utama Credit Union bukan membuat anggota bergantung pada pinjaman, melainkan membantu mereka membangun kemandirian melalui perencanaan keuangan yang baik, penggunaan pinjaman yang bertanggung jawab, serta kebiasaan menabung yang dilakukan secara konsisten.
Karena itu, tujuan CU Bonaventura bukan sekadar menyalurkan pinjaman atau menghimpun tabungan. Yang lebih penting adalah mendampingi anggota agar semakin mandiri, disiplin, dan sejahtera. Sebab ketika anggota bertumbuh, Credit Union pun ikut bertumbuh.
Jangan Biarkan Kebiasaan Baik Berhenti
Melunasi pinjaman adalah sebuah pencapaian. Namun, jangan biarkan pencapaian itu menjadi akhir dari kebiasaan mengelola keuangan dengan disiplin.
Alihkan dana yang sebelumnya digunakan untuk membayar angsuran menjadi tabungan. Dengan begitu, kebiasaan baik tetap berjalan dan impian berikutnya dapat dipersiapkan sejak hari ini.
Pinjaman yang digunakan dengan bijaksana dan kebiasaan menabung yang dilakukan secara konsisten bukanlah dua pilihan yang saling menggantikan. Keduanya adalah langkah yang saling melengkapi untuk membantu anggota CU Bonaventura mencapai kehidupan yang lebih mandiri, sejahtera, dan siap menghadapi masa depan.
Salam Pemberdayaan
0 Komentar
Tinggalkan Komentar