Jerami Bisa Jadi Mulsa, Cara Sederhana Memanfaatkannya di Lahan
Hal sederhana yang ada di sekitar kita terkadang masih bisa dimanfaatkan kembali. Salah satunya adalah jerami yang tersedia di lahan pertanian.
Melalui Diklat Tematik “Penggunaan Jerami sebagai Mulsa Alami”, CU Bonaventura TP Sambas berbagi pengetahuan dan praktik sederhana mengenai pemanfaatan jerami sebagai mulsa alami bersama anggota Komunitas Gambir. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026, di Sawah Tadah Hujan Komunitas Gambir, dengan fasilitator Yohanes Doni, S.Pi.
Memanfaatkan Jerami yang Tersedia
Dalam kegiatan ini, anggota diajak melihat kembali pemanfaatan jerami yang tersedia di sekitar lahan. Jerami tidak hanya dibiarkan begitu saja, tetapi dapat digunakan sebagai penutup permukaan tanah setelah proses penanaman padi.
Jerami ditebarkan secara merata di permukaan tanah. Sementara itu, bibit padi disiapkan untuk ditanam. Lubang tanam dibuat menggunakan tugal dan disiram dengan air sebelum bibit dimasukkan. Setelah bibit ditanam, bagian sekitar tanaman kembali ditutup menggunakan jerami.
Cara ini menjadi fokus praktik dalam Diklat Tematik, yaitu bagaimana bahan yang sudah tersedia di sekitar dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung kegiatan pertanian.
Sederhana dan Bisa Mengurangi Biaya
Pemanfaatan jerami sebagai mulsa alami memiliki beberapa manfaat. Jerami dapat membantu menjaga kelembapan tanah dengan mengurangi penguapan air, menekan pertumbuhan gulma, serta melindungi permukaan tanah.
Selain manfaat tersebut, penggunaan bahan yang sudah tersedia di sekitar lahan juga dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk mengurangi kebutuhan biaya, karena tidak harus menyediakan bahan tambahan untuk penutup tanah.
Hal ini menunjukkan bahwa pemberdayaan tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Memanfaatkan apa yang sudah ada di sekitar pun dapat menjadi pilihan yang bermanfaat ketika dilakukan dengan pengetahuan dan cara yang tepat.
Belajar dari Hal yang Dekat dengan Kehidupan Anggota
Anggota Komunitas Gambir telah memiliki pengalaman dalam bidang pertanian. Karena itu, kegiatan ini bukan dimaksudkan untuk mengajarkan pertanian dari dasar, tetapi menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan dan mencoba pemanfaatan sederhana yang dapat melengkapi pengalaman yang sudah dimiliki anggota.
Pembelajaran dilakukan langsung di lahan. Anggota dapat melihat proses pemanfaatan jerami sekaligus mencoba menerapkannya dalam kegiatan penanaman padi.
Perkembangan tanaman dan kondisi lahan selanjutnya tetap perlu diamati untuk melihat bagaimana penggunaan jerami sebagai mulsa memberikan manfaat dalam proses budidaya.
Pendidikan yang Memberikan Manfaat
Bagi CU Bonaventura, pendidikan merupakan bagian penting dalam proses pemberdayaan anggota. Pendidikan tidak selalu harus berlangsung dalam ruang kelas atau melalui materi yang kompleks.
Pengetahuan yang sederhana, dekat dengan kebutuhan anggota, dan dapat langsung dipraktikkan juga memiliki nilai yang penting.
Melalui Diklat Tematik ini, CU Bonaventura berupaya menghadirkan ruang untuk berbagi pengetahuan, memanfaatkan sumber daya yang tersedia, dan mencoba cara yang dapat memberikan manfaat bagi anggota.
Sebab, pemberdayaan dapat tumbuh dari hal-hal sederhana. Dari apa yang sudah dimiliki, dari pengalaman yang sudah ada, dan dari kemauan untuk terus belajar serta berbagi.
Salam Pemberdayaan
0 Komentar
Tinggalkan Komentar